Pelacakan Mata Kelas Otomotif dengan Kamera ToF Berbasis 3D ‘Cube Eye'
Industri pelacakan kepala dan mata selama ini terombang-ambing antara solusi berbasis perangkat keras yang terlalu mahal dan solusi berbasis webcam terintegrasi yang kurang andal. Dilema ini juga berlaku pada ketersediaan solusi kelas otomotif yang mendukung pelacakan kepala dan mata.
Perangkat lunak Eyeware GazeSense untuk webcam dan kamera penginderaan kedalaman 3D menjawab masalah ini secara langsung dengan solusi kelas otomotif. Perangkat lunak pelacakan kepala dan mata plug-and-play untuk sensor kedalaman 3D ini mendukung lini kamera ‘Cube Eye’ ToF (time-of-flight) dari Meere Company.
Kamera ToF (Time-of-Flight) Berbasis 3D dengan Pelacakan Mata
Perusahaan otomotif dan produsen head-up display akan mendapatkan pengodean arah pandang real time yang akurat dengan perangkat lunak Eyeware GazeSense yang menggerakkan kamera ToF ‘Cube Eye’.
Kamera ToF ini menggunakan algoritma computer vision dan teknologi machine learning milik Eyeware GazeSense untuk melacak posisi kepala dan arah pandang mata dalam 3D. Teknologi ini memungkinkan pelabelan objek yang diminati di ruang terbuka, serta pelacakan perhatian terhadap objek tersebut secara real time.
Diperkenalkan pertama kali oleh Meere Company di CES 2022, kamera ToF ‘Cube Eye’ terbaru ini bergabung dengan semakin banyak kamera penginderaan kedalaman siap pakai yang didukung Eyeware GazeSense, yang sudah mencakup Intel® RealSense™ D415, Orbbec Astra Embedded S, dan Vzense DCAM710.
Produsen otomotif dan head-up display akan menghargai bahwa kamera ToF 3D ‘Cube Eye’ berukuran lebih kecil daripada sebagian besar kamera kedalaman 3D yang tersedia saat ini. Ukurannya yang lebih kecil tidak mengurangi kemampuannya menghasilkan citra berpresisi dan beresolusi tinggi. Bersama perangkat lunak Eyeware GazeSense, kamera dengan pelacakan mata ini menjadi solusi yang kuat untuk sistem pemantauan pengemudi yang membutuhkan sensor 3D time-of-flight (ToF) kelas otomotif.
Beragam Kasus Penggunaan Otomotif dengan Pelacakan Mata
Inovasi di bidang keselamatan dan infotainment otomotif kini lebih mudah dijangkau oleh OEM, pemasok, dan startup otomotif yang mencari solusi siap pakai. Kamera ToF penginderaan kedalaman ini tidak memerlukan perangkat yang dikenakan maupun kalibrasi tambahan. Eyeware GazeSense dan ‘Cube Eye’ adalah pasangan ideal, karena keduanya dikenal menghadirkan produk yang mudah diakses dengan proses instalasi yang praktis.
Pengguna dapat mulai mengalirkan data perhatian secara langsung setelah memosisikan kamera ‘Cube Eye’ dan memilih objek 3D di GazeSense dengan acuan kamera. Pengguna dapat mengakses keluaran data secara real time melalui Eyeware GazeSense API dan mentransfer data pelacakan mata melalui antarmuka MIPI, USB, dan ethernet.
Sebagai nilai tambah, chip ASIC milik kamera ‘Cube Eye’ menurunkan kesalahan jarak, mengurangi konsumsi daya, dan menekan panas yang dihasilkan berkat algoritma penghitungan jarak miliknya sendiri. Dengan Eyeware GazeSense, kamera ini akan mendeteksi kedalaman 3D objek dengan presisi di bawah satu milimeter menggunakan pelacakan mata dari perangkat lunak Eyeware GazeSense.
Bangun Sistem Pemantauan Pengemudi (DMS) yang Canggih
Pelacakan mata, teknologi inti di balik sistem pemantauan pengemudi, adalah kunci untuk memastikan pengemudi memperhatikan jalan, tetap waspada, dan tidak mengantuk. Pelacakan mata plug-and-play dari perangkat lunak Eyeware GazeSense menggunakan kamera penginderaan kedalaman ‘Cube Eye’ yang ditempatkan secara strategis. Penataan ini memungkinkan perusahaan otomotif dan produsen head-up display membangun sistem pemantauan pengemudi (DMS) modern.
Lini kamera ToF penginderaan kedalaman ‘Cube Eye’ 2022 ideal untuk membuat sistem pemantauan pengemudi (DMS) real time. Kamera ini dapat mendeteksi kelelahan dan distraksi pengemudi menggunakan algoritma machine vision Eyeware GazeSense. Integrasi sistemnya yang praktis tersedia sebagai modul tanpa housing untuk solusi OEM.
Eyeware GazeSense juga dapat digunakan sebagai masukan bagi sistem peringatan pengemudi. Perusahaan dapat menggunakan kamera ToF ini untuk memantau rasa kantuk dan kelelahan pengemudi melalui deteksi arah pandang, posisi kepala, dan kedipan mata. Penggunaan perangkat lunak dan kamera ini secara bersamaan dapat menghasilkan sistem peringatan ADAS generasi berikutnya yang berbasis pelacakan “mata ke jalan” dan “mata tidak ke jalan”.
Modul kamera ToF S.Cube adalah kandidat yang baik untuk pasar purnajual pemantauan pengemudi armada otomotif, terutama untuk aplikasi yang beroperasi dalam kondisi minim cahaya hingga gelap total. Merancang sistem identifikasi pengemudi otomatis untuk membuka kunci mobil dengan pengenalan wajah 3D yang aman adalah salah satu solusi yang mungkin. Membangun dasbor berbantuan augmented reality yang mengurangi kepadatan informasi demi berkendara yang lebih aman adalah kemungkinan lainnya.
Kompatibilitas dengan Lini Kamera ‘Cube Eye’
Pencapaian teknis ini memberi harapan bagi perusahaan otomotif, produsen head-up display, dan bidang terkait. Kamera ToF ‘Cube Eye’ yang digunakan bersama Eyeware GazeSense dapat mendorong inovasi di bidang-bidang berikut.
- Sistem pemandu dan navigasi AGV
- Pengukuran kotak logistik
- Sistem inspeksi visual industri otomatis
- Simulator olahraga
- Layar yang dipasang di kepala (HMD)
- Simulasi virtual
- Augmented reality
- Mata robot buatan
- Robot otonom
- Pengenalan lokasi
- Pengenalan lingkungan
- Pemindaian dan pemetaan ruang 3D
- Pemindai 3D
Memilih solusi plug-and-play kelas otomotif yang tepat adalah tantangan nyata bagi OEM, pemasok mereka, dan startup otomotif. Tidak mengherankan bagi siapa pun di industri otomotif bahwa regulasi dan standar keselamatan baru mendorong inovasi dan memperketat persaingan.
Kolaborasi Eyeware GazeSense dan Meere Company adalah sumber daya unik untuk menjawab tantangan sistem pemantauan penumpang dan pengemudi generasi berikutnya.

