Cara Berinovasi pada Sistem Simulator Pelatihan Pengemudi dengan Wawasan Perhatian dari Pelacakan Mata

Teknologi pelacakan mata dapat membantu para profesional di industri otomotif merancang simulator mengemudi dan program pelatihan yang lebih baik. Dengan menghasilkan dan menganalisis metrik perhatian pengemudi, produsen simulator mengemudi maupun instruktur dapat mendukung pengalaman yang lebih aman di balik setir dan di jalan raya.

Lebih dari itu, penyiapan simulator mengemudi dengan pelacakan mata 3D secara khusus memberikan wawasan yang belum pernah ada sebelumnya tentang perhatian visual, kesadaran situasional, dan kebiasaan perilaku pengemudi.

Di bawah ini, kami akan menguraikan tantangan industri saat ini dan solusi yang ditawarkan pelacakan mata 3D.

Masalah: Tantangan dalam Program Pelatihan Pengemudi

Pasar simulator mengemudi global diproyeksikan tumbuh pesat dalam lima tahun ke depan. Belakangan ini, beberapa negara bahkan telah mewajibkan pelatihan dengan simulator bagi semua calon pengemudi.

Namun, meskipun industri simulator mengemudi terus berkembang, perusahaan produsen dan instruktur mengemudi menghadapi serangkaian tantangan dan keterbatasan dalam program pelatihan.

Menebak-nebak Perhatian Pengemudi

Dari sudut pandang psikologi, simulator standar kelas bawah tidak mampu mengungkap dan mengukur perhatian serta beban kognitif peserta pelatihan.

Sederhananya, sebagai instruktur, Anda dapat menilai apa yang dilakukan peserta (tindakannya), tetapi tidak bagaimana atau mengapa (perhatian, persepsi, niat). Hal ini berlaku untuk kebiasaan mengemudi sehari-hari maupun tindakan naluriah dalam situasi darurat. Anda hanya bisa menebak, menggali, dan berasumsi tentang alasannya.

Mengungkap akar penyebab perilaku peserta pelatihan sangat penting untuk memantau, mengidentifikasi, dan memperbaiki kebiasaan yang berpotensi berbahaya.

Kesenjangan Komunikasi antara Peserta dan Instruktur

Lingkungan simulator mengemudi pada umumnya mengharuskan instruktur berada di belakang peserta pelatihan. Dari segi komunikasi, hal ini menciptakan hambatan dua arah:

  1. Penilaian yang kurang memadai – instruktur tidak dapat melihat ke mana peserta melihat dan apakah peserta menjalankan urutan visual yang benar.
  2. Distraksi lingkungan – jika peserta tahu bahwa pengawas berada di belakangnya, tanpa sadar ia akan merasa tertekan untuk bertindak dan bereaksi secara tidak alami.

Namun, dengan menggunakan solusi perangkat lunak pelacakan mata 3D seperti GazeSense, instruktur bahkan tidak perlu berada di ruangan yang sama dengan peserta selama sesi latihan. Perangkat lunak kami memungkinkan pemantauan gerakan mata dan perhatian visual dari jarak jauh, tanpa mengganggu, dan secara real-time.

Hubungi tim kami melalui pesan langsung untuk mengetahui bagaimana pelacakan mata 3D dapat membantu perusahaan Anda menghasilkan wawasan perhatian pengemudi yang kuat dalam pelatihan simulasi.

Penggunaan Sumber Daya yang Berlebihan

Kurangnya data perhatian pengemudi yang akurat membuat investasi pada program pelatihan menjadi jauh lebih besar.

Peserta membutuhkan lebih banyak waktu untuk belajar, dan instruktur membutuhkan lebih banyak waktu untuk menilai kinerja. Bahkan setelah proses pelatihan secara teknis selesai, instruktur tetap tidak memiliki pemahaman penuh tentang perilaku peserta.

Selain itu, sumber daya keuangan yang dialokasikan untuk pelatihan akan terus meningkat sebanding dengan waktu yang harus diinvestasikan.

Simulator pelatihan pengemudi

Sumber: Wikipedia

Meski demikian, pendekatan berbasis data dengan teknologi pelacakan mata dapat memangkas biaya secara menyeluruh.

Solusi: Bagaimana Lingkungan Simulator Mengemudi dengan Pelacakan Mata 3D Dapat Membantu

Jadi, kita sudah tahu beberapa masalah utama yang dihadapi produsen, instruktur, dan profesional simulasi otomotif lainnya. Kita juga tahu bahwa salah satu solusi yang layak adalah menciptakan lingkungan simulator mengemudi dengan pelacakan mata 3D untuk program pelatihan.

Namun secara spesifik, bagaimana teknologi ini membantu perusahaan memahami perhatian dan perilaku pengemudi dengan lebih baik? Data dan metrik apa saja yang terlibat? Mengapa wawasan yang dihasilkan begitu berharga dalam pendidikan mengemudi?

Dengan pelacakan mata 3D, instruktur mengemudi dan produsen simulator dapat:

Mendeteksi Awal Kelelahan dan Kantuk

Menurut riset yang dilakukan NHTSA, rasa kantuk saat mengemudi menyebabkan penurunan kemampuan manusia seperti “waktu reaksi yang lebih lambat”, “berkurangnya kewaspadaan”, dan “gangguan dalam pemrosesan informasi”. Transport Accident Commission menambahkan bahwa kelelahan pengemudi menyebabkan sekitar 20% dari seluruh kematian akibat kecelakaan mobil.

Gerakan mata dan pola arah pandang peserta pelatihan mengemudi dapat menunjukkan tanda-tanda kantuk yang jelas. 

Jika peserta mengalami kelelahan selama sesi, instruktur akan memiliki data konkret untuk menghubungkan kondisi kognitif tersebut dengan kinerja peserta, serta menekankan pentingnya istirahat sebelum mengemudi.

Memperbaiki Perilaku dan Kebiasaan Pengemudi

Seberapa sering peserta pelatihan memeriksa kaca spion? Bagaimana dengan speedometer? Saat muncul distraksi, baik visual, manual, maupun kognitif, bagaimana responsnya? Pertanyaan-pertanyaan ini mustahil dijawab tanpa mengetahui kapan dan ke mana pengemudi melihat.

Pelacakan mata otomotif

Untuk mengatasi kebiasaan mengemudi yang tidak diinginkan dan membentuk kebiasaan yang efektif, Anda dapat menggunakan data pelacakan mata untuk memperbaiki perilaku secara langsung. Anda tidak hanya dapat melihat apa yang diperiksa peserta, tetapi juga elemen dasbor apa yang sama sekali mereka abaikan.

Membangun Kesadaran Situasional

Pelacakan mata 3D memungkinkan Anda menguji naluri peserta dalam situasi tak terduga. Anda dapat menilai dan melatih cara mereka bereaksi dalam kondisi jarak pandang rendah, seperti hujan lebat atau badai salju. Selain itu, Anda dapat meningkatkan pencegahan kecelakaan dengan mengevaluasi kinerja saat terjadi kerusakan kendaraan atau keadaan darurat lainnya.

Mengembangkan kesadaran situasional sebagai bagian dari program simulator mengemudi sangat penting untuk memastikan reaksi yang tepat dan cepat saat terjadi kejadian tak terduga.

Memantau Perkembangan Kinerja

Dengan mengumpulkan data pelacakan arah pandang selama program pelatihan, instruktur dapat membandingkan kinerja peserta dari sesi ke sesi. Data dialirkan secara real-time lalu disimpan untuk evaluasi selanjutnya. Dengan begitu, perkembangan perilaku dan kognitif peserta akan lebih mudah dilacak dan ditinjau.

Contoh pelacakan mata pada simulator pelatihan mengemudi

Selain itu, Anda tidak perlu lagi mengandalkan asumsi atau mengambil risiko mendapatkan data yang keliru. Metrik pelacakan mata 3D akurat, mudah dipahami, dan objektif. Hal ini memungkinkan pengawas bersikap objektif dan kompeten dalam hubungan pelatihan.

Menciptakan Lingkungan Pelatihan Pengemudi yang Realistis

Pada simulator mengemudi kelas bawah, menciptakan kembali kondisi kabin mobil yang lengkap bisa menjadi tantangan. Meski begitu, pelacakan mata 3D menyediakan semua komponen teknologi yang diperlukan untuk membentuk dan memantau pengalaman mengemudi yang alami dan imersif.

Tanpa perangkat kepala atau alat perekam besar lainnya, lingkungan peserta pelatihan bebas dari distraksi. Selanjutnya, peserta cukup fokus menjalankan urutan visual yang benar dan bereaksi terhadap elemen simulasi virtual.

Mengevaluasi Desain Simulator Mengemudi

Bagi produsen, sangat penting untuk merancang, mengembangkan, dan membangun simulator yang semirip mungkin dengan kenyataan. Dasbor, kontrol, dan elemen interaktif semuanya berperan menentukan bagaimana seseorang menjalani program pelatihan mengemudi.

Simulator mengemudi

Sumber: U.S. Air Force

Meskipun sudah dilakukan riset dan pengujian A/B, akan selalu ada perbaikan yang hanya bisa terungkap melalui pengalaman peserta pelatihan yang sesungguhnya. 

Dengan menganalisis metrik yang berkaitan dengan perhatian pengemudi (atau kurangnya perhatian), perusahaan akan memiliki wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk mengevaluasi ulang desain dan membangun model simulator yang lebih baik.

Memberikan Masukan Langsung kepada Peserta

Alih-alih sekadar memberi tahu peserta apa yang mereka lakukan dengan benar, salah, atau tidak lakukan sama sekali selama sesi latihan, tunjukkan kepada mereka melalui hasil pelacakan mata. Teknologi ini membangun hubungan yang lebih kuat dan interaktif antara instruktur dan peserta melalui sesi evaluasi yang lebih baik.

Berdasarkan data yang dihasilkan perangkat lunak pelacakan mata 3D, instruktur dapat memberikan masukan yang objektif dan efektif, sekaligus melibatkan calon pengemudi dalam pembelajaran adaptif.

Menggunakan Data untuk Meningkatkan Keselamatan

Anda sudah membaca statistiknya. Jangan sampai menambah jumlah kecelakaan dan korban jiwa yang sudah mengkhawatirkan dengan mengabaikan aspek keselamatan apa pun dalam pelatihan simulasi. 

Baik yang berorientasi desain maupun berbasis kinerja, setiap elemen visual, kognitif, dan perilaku berkontribusi pada keberhasilan atau kegagalan simulator mengemudi. Di sinilah data berperan.

Pelacakan arah pandang dalam simulasi mengemudi

Data pelacakan arah pandang mengungkap celah, titik buta, dan objek perhatian yang hanya dapat dilihat oleh peserta pelatihan saat berada di balik setir. Satu-satunya cara instruktur mendapatkan sudut pandang yang sama adalah dengan mengumpulkan informasi mata, menghasilkan data, dan mengubahnya menjadi wawasan perhatian pengemudi.

Memangkas Biaya dan Waktu Pelatihan Pengemudi

Kita sudah tahu bahwa pelacakan mata mengurangi sumber daya keuangan dan waktu yang dibutuhkan untuk program pelatihan pengemudi yang efektif. Namun, pelacakan mata standar hampir selalu memerlukan semacam perangkat kepala yang justru menambah investasi secara keseluruhan, bukan menguranginya.

Sebaliknya, pelacakan mata 3D benar-benar tanpa kabel dan tanpa syarat rumit. Jika Anda memiliki kamera 3D konsumen, Anda cukup memasang perangkat lunak yang terjangkau untuk mulai memantau gerakan mata peserta pelatihan. 

Dari segi peralatan, jam kerja, dan sumber daya manusia, inilah aset yang sangat hemat biaya untuk simulator mengemudi.

Peningkatan: GazeSense, Perangkat Lunak Pelacakan Mata 3D Kami untuk Metrik Perhatian Pengemudi

Tim kami telah mengembangkan solusi yang mudah diakses untuk pengalaman simulator mengemudi dengan pelacakan mata 3D yang menarik. GazeSense memajukan interaksi manusia-mesin, menghadirkan suasana pelatihan yang realistis, dan menciptakan kondisi optimal untuk simulasi mengemudi.

Pemantauan Perhatian Pengemudi Tanpa Mengganggu

Di simulator mengemudi, sama seperti dalam situasi nyata, distraksi tambahan apa pun tidak dapat diterima. Untuk memastikan peserta hanya fokus pada tugas mengemudi, kami merancang perangkat lunak kami agar tidak bergantung pada perangkat kepala pelacak mata.

Anda tidak memerlukan kacamata, headset, atau perangkat pelacak mata apa pun. Saat dipasangkan dengan kamera 3D yang tidak mencolok, perangkat lunak kami secara otomatis merekam gerakan mata dari kejauhan. Kamera dapat ditempatkan di dasbor hingga sejauh 1,3 meter (4,3 kaki) dari peserta dan tetap mengumpulkan data perhatian pengemudi secara akurat.

Adaptasi Lingkungan Pengujian

Pengemudi yang kompeten harus siap menghadapi kondisi pencahayaan apa pun di jalan, baik saat mengemudi di siang bolong, tengah malam, maupun dalam cuaca yang redup.

Pelacakan mata 3D untuk pelatihan simulator mengemudi

Karena itu, solusi pelacakan mata 3D kami dapat disesuaikan untuk menciptakan kembali situasi mengemudi apa pun secara autentik. Kompatibilitasnya dengan cahaya redup membuatnya ideal untuk pelacakan di lingkungan latihan yang gelap maupun terang.

Streaming Data Perhatian Secara Langsung

Selama sesi pelatihan, pengawas dapat mengamati sebaran perhatian pengemudi di dalam simulator mengemudi. Pelacakan mata 3D menghasilkan data secara real-time, sehingga koreksi dapat dilakukan saat itu juga.

Setelah setiap sesi, data perhatian dapat disimpan untuk memberikan masukan tatap muka kepada peserta.

Heatmap, Gaze Plot, dan Metrik Lainnya

Untuk menginterpretasikan data pelacakan mata, Anda perlu menyajikannya dalam format yang mudah dipahami oleh instruktur maupun peserta. Di sinilah metrik dan representasi visual berperan.

Misalnya, heatmap perhatian pengemudi, opacity map, dan gaze plot adalah alat yang mudah digunakan untuk memahami perhatian pengemudi. Pada heatmap, Anda dapat melihat elemen yang paling lama dan paling sering dilihat dalam warna yang lebih “panas”, sedangkan elemen yang diabaikan tampil dalam warna yang lebih “dingin”.

Opacity map didasarkan pada prinsip serupa, tetapi menggunakan area gelap dan terang, atau area yang buram dan tajam. Gaze plot menggambarkan urutan visual peserta saat ia melihat setiap komponen di dalam simulator. Anda juga dapat menilai dwell time, yaitu berapa lama peserta menatap objek tertentu.

Area of interest pelacakan mata 3D

Untuk menghasilkan representasi ini, perangkat lunak pelacakan mata 3D menandai elemen-elemen yang akan dianalisis sebagai area of interest (AOI) dan objek 3D yang menjadi perhatian.

Kalibrasi Otomatis dalam Penyiapan Simulator Mengemudi

Solusi pelacakan mata standar memerlukan proses kalibrasi yang panjang dan kurang presisi. Hasilnya untung-untungan, dan jika gagal, data pengemudi Anda akan cacat dan tidak dapat digunakan.

Dengan alternatif 3D seperti GazeSense, peserta dikalibrasi secara otomatis dan tepat. Hal ini memungkinkan instruktur menghemat lebih banyak waktu dalam proses persiapan dan mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk sesi pelatihan yang sebenarnya.

Untuk penyiapan secara keseluruhan, Anda cukup memasang kamera penginderaan kedalaman komersial di simulator mengemudi dan menghubungkannya ke komputer yang sudah terpasang perangkat lunaknya. Setelah memetakan objek 3D dan area of interest dengan cepat, Anda bisa langsung mulai streaming dan menyimpan informasi perhatian visual.

Wawasan Perhatian Pengemudi yang Akurat

Banyak studi telah menunjukkan akurasi, presisi, dan kualitas teknologi pelacakan mata jika penyiapannya dikalibrasi dengan benar. Pada akhirnya, pendekatan berbasis data dan bukti dalam pendidikan mengemudi akan menghasilkan wawasan yang dapat mengubah statistik dan menciptakan pengalaman yang lebih aman bagi pengemudi, penumpang, maupun pejalan kaki.

👉 Bangun simulator masa depan. Latih pengemudi agar berkinerja tinggi dalam kondisi apa pun. Gunakan teknologi pelacakan mata 3D untuk mengumpulkan wawasan perhatian pengemudi yang sangat berharga ini.

Kirim pesan ke tim Customer Success kami untuk mengetahui bagaimana Anda dapat menyesuaikan dan mengintegrasikan solusi perangkat lunak kami guna meningkatkan pengalaman simulasi mengemudi Anda.

Sumber gambar utama: Wikipedia